PostHeaderIcon Peluang dan Tantangan Bahasa Indonesia menjadi Bahasa Internasional

Banyak alasan sebuah bahasa dijadikan bahasa internasional. Kemajuan Iptek atau kekuatan politik bisa menyebabkan suatu bahasa dijadikan bahasa internasional. Saat ini minat masyarakat dunia terhadap bahasa Indonesia mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hingga saat ini telah ada sekitar 67 negara yang mengajarkan bahasa Indonesia, khususnya di Perguruan Tinggi.

Ada beberapa alasan mengapa bahasa Indonesia di minati oleh warga asing, terutama para pelajar dan pengusaha. Pertama, bahasa Indonesia termasuk bahasa yang mudah untuk dipelajari. Dibandingkan dengan bahasa yang telah diakui sebagai bahasa internasional sekarang. Sehingga bahasa indonesia secara gramatikal mudah dipahami. Kedua, bahasa Indonesia juga lebih mudah dihafal karena di dalam bahasa Indonesia banyak menyerap kosa kata asing misalnya dari bahasa Inggris dan latin. Bahasa Indonesia relatif mudah beradaptasi dengan istilah-istilah asing dengan melakukan penyerapan, termasuk istilah Inggris yang seiring waktu kemudian diserap menjadi bahasa Indonesia . Sehingga bagi orang asing yang belajar bahasa Indonesia tidak perlu repot-repot menghafal kosa kata tertentu. Ketiga, Negara Indonesia menjadi salah satu Negara yang memiliki jumlah penduduk terbesar di dunia. Keempat, Indonesia dipandang sebagai Negara ekonomi baru. Hal ini tentu menaruh minat para investor asing untuk berinvestasi di Indonesia. Untuk memperlancar proses berinvestasi dan keberlanjutannya, mereka mempelajari bahasa Indonesia. Kelima, keanekaragaman budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, menjadi alasan mengapa warga asing berminat untuk mempelajari bahasa Indonesia. Mereka, khususnya para budayawan, seniman serta pelajar, yang berminat atau hendak melakukan penelitian terhadap kebudayaan bangsa Indonesia di tuntut untuk mengerti bahasa Indonesia.

Masih banyak sebenarnya alasan-alasan lain mengapa warga asing berminat mempelajari bahasa Indonesia. Namun, kelima alasan diatas lah yang kebanyakan menjadi motivasi warga asing mempelajari bahasa Indonesia. Sungguh ironis, disaat minat bangsa asing terhadap bahasa Indonesia meningkat, tetapi masyarakat Indonesia sendiri malah tidak mampu melestarikan bahasa mereka, bahkan mereka tampak mulai acuh terhadap penggunaan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.Khususnya para remaja, lebih suka menggunakan bahasa yang mereka sebut sebagai bahasa “gaul” saat bercakap-cakap. Yang lebih parah, mereka mencampur-adukkan bahasa Indonesia dengan bahasa-bahasa lokal, sehingga tak tampak lagi mana bahasa Indonesia yang benar dan mana yang salah. Kita bisa berbahasa Indonesia, tapi cara bicara kita sedikit banyak masih terpengaruh oleh logat bahasa daerah, mengingat mayoritas masyarakat Indonesia terlahir dengan 2 bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa daerah. Dengan demikian, bahasa Indonesia yang digunakan dalam percakapan sehari-hari sangat berbeda dengan bahasa Indonesia baku yang ditetapkan. Bahkan, belakangan pengaruh bahasa Inggris makin kuat terbukti dengan banyaknya orang yang menggunakan bahasa Inggris sebagai selingan dalam percakapan. Tidak hanya terkontaminasi oleh bahasa daerah, tetapi juga terancam dominasi bahasa asing, yang disini adalah bahasa Inggris.

Tantangan bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional terlihat dari berbagai aspek. Pertama rendah nya kualitas sumber daya manusia indonesia menyebabkan susahnya mengembangkan bahasa Indonesia. Dalam penggunaan bahasa banyak orang Indonesia yang belum memperdulikan berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Hal ini akan menghambat pengakuan bahasa Indonesia sebagai bahasa Internasional. Kedua yaitu paradigma masyarakat tentang penggunaan bahasa asing sebagai gengsi sosial. Sebuah tren penggunaan bahasa daerah dikalahkan oleh bahasa Indonesia dan penggunaan bahasa Indonesia dikalahkan oleh bahasa Inggris. Orang banyak berfikir bahwa menggunakan bahasa asing yaitu bahasa inggris menunjukan gengsi sosial yang tinggi dan dianggap orang berpendidikan. Tren ini dapat dilihat dengan berkembangnya sekolah-sekolah berstandar internasioanal yang menggunakan bahasa Inggris sebagi bahasa peengantar.

Tantangan lain dari bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional yaitu daya tawar politik dan ekonomi yang rendah. Kesiapan bahasa menjadi bahasa Internasional yang digunakan banyak negara bergantung pada seberapa besar ketergantungan terhadap bahasa tersebut dalam berbagai aspek, seperti ekonomi, sosial, dan budaya. Seberapa besar peran bahasa Indonesia dalam kegiatan perekonomian dunia Misalnya menggunakan bahasa Indonesia lebih memudahkan kegiatan perekonomian.

Leave a Reply


6 − two =